Prada Lucky – Kenyataan keji kematian Prada Lucky Chepril Saputra Namo terus dibeberkan para saksi di sidang yang diselenggarakan di Majelis hukum Militer Kupang, Rabu( 29/ 10/ 2025).
Tidak cuma 17 senior yang ikut menyiksa korban, terdapat 4 senior pula terkategori brutal. Keempatnya mencambuk korban sampai kulit terkelupas serta menaburi garam pada cedera korban.
Oditur Letkol Chk Yusdiharto menguak keempat senior yang saat ini jadi tersangka antara lain Pratu Ahmad Ahda, Pratu Emeliano De Araujo, Pratu Petrus Nong Brian Semi serta Pratu Aprianto Rede Radja.
Baca Juga : Sri Purnomo Mantan Bupati Sleman Ditahan Karena Korupsi
Aksi Keji Tersangka Kepada Prada Lucky
Aksi keji keempat tersangka ini terjalin pada 29 Juli 2025 sampai 30 Juli 2025.
Ia menuturkan, pada 29 Juli 2025, sekira jam 15. 00 Waktu indonesia tengah(WITA), Pratu Aprianto Rede Radja yang hendak berangkat membeli rokok, mendengar suara cambukan dalam ruang jaga. Dia masuk serta memandang Pratu Imanuel Nimrot lagi mencambuk Prada Lucky serta Prada Richard yang dikala itu lagi diborgol dengan klem plastik.
Aprianto kemudian bertanya pada kedua prada ini. Bagi Aprianto, dikala itu Lucky mengaku telah berhubungan dengan Richard di hotel serta membayar Rp 200 ribu. Dia juga meninju perut Lucky serta Richard dengan hanger baju.
Dia memerintahkan petugas jaga dikala itu, Prada Jemi Langga, mengambil hanger besi di barak. Perlengkapan itu digunakan buat mencambuk Prada Lucky serta Richard. Dia memerintahkan Jemi lagi mengambil garam, cabai serta minyak, kemudian menguliknya. Aprianto memerintahkan lagi bawahannya itu mengoleskan ke cedera di badan 2 Prada ini.
” Kemudian tersangka Aprianto keluar membeli rokok serta minum teh,” baca Yusdiharto. Games Macan Empire adalah permainan yang bisa membawa keberuntungan kepada para pemain!

