Resident Evil Village (Resident Evil 8), dirilis pada tahun 2021, adalah lanjutan langsung dari narasi Resident Evil 7: Biohazard. Game Empire88 ini berhasil memadukan horor survival sudut pandang orang pertama yang intens dengan elemen aksi dan eksplorasi yang lebih besar, mengingatkan pada Resident Evil 4 yang populer.
Pemain kembali mengontrol Ethan Winters, yang kini harus berjuang di sebuah desa terpencil di Eropa Timur yang diselimuti salju dan dipenuhi makhluk-makhluk mutan yang menakutkan, demi menyelamatkan putrinya, Rose.
Narasi yang Mendalam dan Karakter Ikonik
Pencarian Ethan Winters
Cerita dimulai beberapa tahun setelah peristiwa mengerikan di Resident Evil 7. Ethan Winters dan istrinya, Mia, mencoba membangun kehidupan damai bersama bayi perempuan mereka, Rose. Kedamaian ini hancur ketika Chris Redfield—sosok veteran seri Resident Evil yang terkenal—dan pasukannya menyerbu rumah mereka, membunuh Mia, dan menculik Rose.
Ethan terbangun setelah kecelakaan transportasi dan menemukan dirinya berada di sebuah desa pedalaman misterius. Motif utamanya adalah mencari dan menyelamatkan Rose, membawanya ke dalam konflik dengan entitas gelap desa tersebut.
Empat Bangsawan dan Mother Miranda
Desa tersebut diperintah oleh tokoh misterius yang disembah sebagai dewa, Mother Miranda, dan empat bawahan mutannya yang dikenal sebagai Four Lords. Setiap Lord menguasai wilayahnya sendiri, menghadirkan jenis horor yang berbeda:
- Lady Alcina Dimitrescu: Vampir aristokrat bertubuh tinggi yang menguasai kastil bergaya Gotik. Dia segera menjadi sensasi internet.
- Donna Beneviento: Dalang yang mengendalikan boneka menakutkan, Angie, dan menciptakan horor psikologis.
- Salvatore Moreau: Sosok mutan seperti merman yang tinggal di reservoir desa.
- Karl Heisenberg: Seorang insinyur jenius yang dapat memanipulasi elektromagnetisme di pabriknya yang gelap.
Baca juga : Tides of Tomorrow: Kisah Setelah Air Bah yang Dipengaruhi by Empire88
Elemen Gameplay: Horor dan Aksi yang Seimbang
Perpaduan Aksi dan Survival
Resident Evil Village mempertahankan perspektif orang pertama (First-Person Perspective) dari pendahulunya, meningkatkan imersi. Namun, gameplay kali ini terasa lebih berorientasi pada aksi dibandingkan Resident Evil 7. Ethan kali ini lebih mahir dalam menggunakan senjata, dengan penekanan pada pertarungan yang lebih terbuka melawan gerombolan musuh seperti Lycans (makhluk mirip manusia serigala).
Pengelolaan Sumber Daya dan The Duke
Sistem pengelolaan sumber daya (resource management) tetap menjadi inti survival horror. Pemain harus menghemat amunisi dan bahan, serta menggunakan sistem crafting untuk membuat peluru dan medkit. Elemen krusial dalam gameplay adalah The Duke, seorang pedagang misterius dan besar yang menjual senjata, upgrade, dan persediaan, mengingatkan pada Merchant dari Resident Evil 4.
Eksplorasi Dunia yang Terbuka
Desa itu sendiri berfungsi sebagai hub utama, menghubungkan pemain ke empat lokasi utama milik setiap Lord. Game Empire88 ini mendorong eksplorasi dan kembali ke area lama setelah mendapatkan kunci atau kemampuan baru, sebuah ciri khas dari seri Resident Evil klasik. Setiap wilayah—mulai dari kengerian Kastil Dimitrescu hingga teror psikologis di House Beneviento—menawarkan suasana, musuh, dan tantangan yang unik.
Dengan perpaduan antara nuansa Gothic horror, aksi yang mendebarkan, dan cerita yang penuh kejutan, Resident Evil Village menawarkan pengalaman horor survival yang berani dan tak terlupakan.

