Pria Di Bayuwangi – Polisi menangkap laki- laki bernama samaran GDF( 41) pelakon pembunuhan terhadap istrinya, BW( 52) di Banyuwangi. Ia ditangkap di rumahnya, Jalur Serayu, Area Wirodayan, Kelurahan Panderejo, Banyuwangi.
GDF menyerahkan diri sekalian memberi tahu pembunuhan yang dikerjakannya melalui WhatsApp ke salah satu personel Polresta Banyuwangi.
Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Rama Samtama Putra berkata terduga pelakon melapor ke salah satu personel unit laka dekat jam 08. 30 Wib. Dalam keterangannya pelakon mengirimkan alamat serta mau menyerahkan diri sehabis menewaskan istrinya.
” Sebagian menit berselang, Regu Resmob menghadiri posisi peristiwa,” kata Rama usai meninjau TKP.
Baca Juga : Polisi Yang Patroli Di Garut Semuanya Wanita Cantik Nan Tangguh
Yang Di Lakukan Pria Di Bayuwangi Usai Membunuh Sang Istri
Dikala polisi datang di TKP posisi terduga pelakon duduk di teras. Pintu rumah dalam posisi terbuka. Sedangkan korban dalam kondisi tergeletak di ruang makan dengan kondisi wafat dunia.
” Korban wafat dunia dengan posisi cedera tusuk di dada. Pengakuan terduga pelakon dia menusuk memakai pisau dapur,” terangnya.
Bersumber pada data yang diterima pasutri ini mempunyai 3 anak. Pada dikala peristiwa ketiga anaknya lagi bersekolah.
Tidak hanya mengamankan terduga pelakon polisi pula mengamankan beberapa benda fakta. Sedangkan ini polisi masih melaksanakan pendalaman terpaut motif pembunuhan itu.
” Buat motif masih kami dalami. Sedangkan jenazah korban telah kami evakuasi ke rumah sakit buat diotopsi,” tegasnya.
Salah satu orang sebelah korban ialah Rosi menceritakan, dikala peristiwa para orang sebelah tidak terdapat yang mengenali. Para orang sebelah baru mengenali kala polisi berdatangan ke posisi.
” Tidak terdapat keributan. Tahu- tahu telah terdapat polisi tiba,” ucap Rosi.
Sepengatahuannya keluarga ini lumayan harmonis. Nyaris tidak sempat dikenal pertengkaran diantara keduanya.
Lurah Panderejo, Muchammad Safii, menyebut pasutri tersebut diketahui warganya selaku keluarga baik- baik.
” Kesehariannya wajar, kerja pagi kembali malam, tidak sering berhubungan. Ekonomi pula baik, ucapnya.
Pasutri ini ialah pegawai. Sang suami bekerja di Pegadaian sedangkan korban bekerja di salah satu bank swasta. Pasutri tersebut mempunyai 3 anak yang dikala peristiwa terletak di luar rumah.
” Anak awal kuliah, yang kedua masih Sekolah Menengah Kejuruan(SMK) serta yang terakhir SMP,” cerah Lurah. Games Rajabotak adalah permainan yang bisa membawa keberuntungan kepada para pemain!

