Influencer Di Sulsel Jual Kosmetik Berbahaya Asal Thailand
Paman Empire

Influencer Di Sulsel Jual Kosmetik Berbahaya Asal Thailand

Jual Kosmetik Berbahaya – Balai Besar Pengawas Obat serta Santapan( BBPOM) di Makassar menguak permasalahan penjualan kosmetik tanpa izin edar( TIE) yang mengaitkan seseorang influencer kecantikan di Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan. Ribuan produk ilegal asal Thailand ditemui dalam pembedahan penindakan dengan nilai ekonomi menggapai lebih dari Rp 728 juta.

Kepala BBPOM di Makassar Yosef Dwi Irwan berkata, pengungkapan ini ialah hasil kerja sama antara PPNS BBPOM Makassar dengan Korwas PPNS Ditreskrimsus Polda Sulsel. Pembedahan dicoba pada 16 Oktober 2025 malam, menindaklanjuti laporan warga serta hasil aktivitas intelijen.

” Pelakon bernama samaran P ini diketahui selaku influencer kecantikan yang aktif di media sosial serta mempunyai banyak pengikut. Ia memperjualbelikan kosmetik tanpa izin edar serta memiliki bahan beresiko semacam merkuri,” kata Yosef di Makassar, Senin( 27/ 10/ 2025).

Dari hasil pembedahan, petugas menciptakan 55 item kosmetik tanpa izin edar dengan total 4. 771 pieces, kebanyakan berasal dari Thailand. Produk yang dijual antara lain Alpha Arbutin Collagen Whitening Capsule, Q- nic Care Whitening Undearm Cream, Precious Skin AC Touch Up Mask, serta Mimi White AHA White Body Serum.

Baca Juga : Biasanya Peningkatan Kasus Narkoba Terjadi Jelang Tahun Baru

Penjelasan BPOM Mengenai Jual Kosmetik Berbahaya

Kosmetik- kosmetik tersebut diklaim sanggup memutihkan kulit dalam waktu pendek, tetapi hasil uji laboratorium BBPOM menampilkan sebagian produk positif memiliki merkuri yang ialah zat beresiko yang bisa memunculkan kehancuran ginjal serta kendala sungguh- sungguh pada kulit.

” Bahan- bahan ini dijual secara leluasa oleh pelakon lewat akun media sosial dengan narasi promosi kelewatan. Konsumen yang tertarik yakin sebab reputasi pelakon selaku influencer beauty,” jelas Yosef.

BBPOM Makassar mengatakan, penjualan dicoba secara daring lewat Instagram serta WhatsApp, sedangkan sebagian konsumen tiba langsung ke toko. Pemesanan dilayani melalui direct message serta admin toko.

” Rata- rata omzet penjualan menggapai Rp 20–30 juta per bulan, serta pembeli berasal dari bermacam wilayah di Indonesia,” kata Yosef.

Kosmetik ilegal tersebut tidak dipajang secara terbuka, melainkan dirahasiakan di dasar meja kasir serta di lantai 2 toko yang pula jadi tempat tinggal pelakon. Perihal ini menampilkan pelakon menyadari kalau produk yang dijualnya melanggar syarat.

” Kosmetik tanpa izin edar ini kilat sekali laku. Cuma dalam tadi malam ini dapat langsung habis. Terlebih pelakon terdapat distributor,” ucapnya.

” Dikala penggerebekan pelakon tidak terletak di tempat. Ia lagi di luar negara buat berobat,” jelas Yosef. Games Paman Empire adalah permainan yang bisa membawa keberuntungan kepada para pemain!

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *