Ayah Rudapaksa Anak – Permasalahan rudapaksa kembali terjalin di Sulawesi Selatan. Seseorang laki- laki bernama samaran AG( 45) di Kabupaten Gowa ditangkap polisi lantaran tuduhan melaksanakan tindak pidana kekerasan intim( TPKS) terhadap anak kandungnya sendiri NR( 17). Kekerasan intim itu dicoba semenjak si anak masih kecil sampai saat ini beranjak anak muda.
Si bapak secara kesekian kali merudapaksa anaknya sendiri. Dikala si anak masih berumur 11 tahun. Saat ini korban sudah berumur 17 tahun. Ironisnya, sebagian kali aksi bejat itu dicoba di samping istrinya yang tengah tertidur pulas
” Benar, seseorang bapak kandung sudah diamankan atas dugaan tindak kekerasan intim terhadap anaknya sendiri,” kata Kapolres Gowa AKBP Muhammad Aldy Sulaeman, Rabu( 8/ 10/ 2025).
Permasalahan ini terbongkar sehabis korban kesimpulannya memberanikan diri menghadiri Polres Gowa bersama seseorang rekannya. Unit Proteksi Wanita serta Anak( PPA) Satreskrim Polres Gowa langsung bergerak kilat. Polisi sukses menangkap pelakon.
Dari hasil penyelidikan, aksi AG bukan baru sekali dicoba. Ia mengakui perbuatannya telah berlangsung semenjak tahun 2016, kala korban masih berumur 11 tahun.
Baca Juga : ASN Lampung Berkamuflase Jadi Jaksa Akhirnya Ditangkap
Ayah Rudapaksa Anak Menuturkan Pengakuan Melakukan Hal Ini
” Pengakuan pelakon, ia sudah menyetubuhi anaknya kesekian kali semenjak korban duduk di sekolah bawah sampai saat ini berumur 17 tahun,” jelas Aldy.
AG tidak dapat mengelak dari aksi kejahatannya. Di hadapan penyidik, ia mengaku melaksanakan aksinya berulang kali, apalagi tanpa rasa khawatir walaupun istrinya tidur di dekat mereka.
” Aku jalani di samping istri aku yang lagi tertidur,” ucap AG dikala diinterogasi polisi.
AG saat ini diresmikan selaku terdakwa serta ditahan di Mapolres Gowa. Walaupun pernah berkilah, kesimpulannya dia cuma dapat menyesali perbuatannya.
” Aku khilaf serta menyesal. Aku tidak ketahui wajib gimana lagi,” saya AG.
Kasat Reskrim Polres Gowa, AKP Bachtiar, menegaskan grupnya masih terus mendalami permasalahan ini.
” Regu penyidik masih menguak perinci motif serta rentang waktu peristiwa. Fakta- fakta dari pengakuan pelakon ataupun korban hendak kami cocokan,” tegasnya.
Polres Gowa pula membenarkan korban menemukan pendampingan hukum serta psikologis. Perihal itu dicoba buat memulihkan trauma yang dirasakan korban.
” Yang terutama saat ini merupakan pemulihan keadaan korban. Kami hendak berkoordinasi dengan pihak PPA provinsi ataupun kabupaten supaya korban merasa nyaman serta sanggup bangkit dari trauma,” jelas Bachtiar. Games Rajabotak adalah permainan yang bisa membawa keberuntungan kepada para pemain!

