Akhir Naas Tukang Tipu – Mariani( 33) tega menghabisi nyawa Priyatna( 31) secara sadis di kebun karet, Kabupaten Tulang Bawang, Lampung. Motif pelakon lantaran demdam sebab kerap ditipu korban. Keduanya dikenal mempunyai ikatan keluarga, sekalian sahabat minum.
Kapolsek Banjar Agung AKP Irwansyah berkata, saat sebelum peristiwa korban serta pelakon pernah minum tuak bersama di lapo. Usai minum, pelakon mengajak korban berangkat mengarah kebun karet dengan memakai sepeda motor miliknya.
“Pelakon serta korban ini masih mempunyai ikatan keluarga jauh serta pula bergaul. Mereka kerap minum tuak bersama,” kata Irwansyah, Pekan( 15/ 3).
Kronologi Akhir Naas Tukang Tipu Tewas
Setibanya di posisi kebun karet, pelakon melancarkan aksinya dengan menikam korban memakai pisau yang lebih dahulu telah dibawanya dari tempat minum. Polisi menebak pembunuhan tersebut sudah direncanakan semenjak dini.
“ Dari pengakuan pelakon, semenjak dari lapo tuak ia telah bawa pisau yang diselipkan di pinggangnya. Maksudnya pelakon memanglah telah bernazar melaksanakan penyerangan,” tuturnya.
Dari hasil pengecekan, motif pembunuhan diprediksi dipicu rasa dendam yang telah lama dipendam pelakon terhadap korban. Pelakon mengaku sering merasa ditipu oleh korban, tercantum dalam urusan duit.
Bagi Irwansyah, korban sebagian kali memohon duit kepada pelakon dengan alibi dapat menolong mengurus sesuatu kasus. Tetapi janji tersebut tidak sempat terealisasi serta duit yang diberikan tidak kembali.
“ Pelakon merasa korban kerap membohonginya. Apalagi korban sempat memohon duit sampai jutaan rupiah dengan alibi dapat mengurus suatu, namun tidak sempat teruji,” jelasnya.
Polisi pula menciptakan beberapa cedera sungguh- sungguh pada badan korban. Dari hasil olah tempat peristiwa masalah( TKP) serta pengecekan kedokteran, korban hadapi banyak cedera tusukan akibat senjata tajam.
“ Korban hadapi 13 cedera tusukan senjata tajam di sebagian bagian badan yang menimbulkan korban wafat dunia,” sebutnya.
Baca Juga : Pemudik Motor Melintas Malam Hari Di Bakauheni Dikawal Polisi
Pelakon Melarikan Diri
Sehabis peristiwa, pelakon pernah melarikan diri serta bersembunyi di rumah kerabatnya. Tetapi pihak keluarga kesimpulannya memberi tahu keberadaan pelakon kepada Kepala Kampung Bujuk Agung yang setelah itu diteruskan kepada polisi.
Petugas Polsek Banjar Agung yang menerima data tersebut bergerak mengarah posisi persembunyian pelakon. Tidak lama setelah itu, pelakon kesimpulannya menyerahkan diri tanpa perlawanan.
“ Pelakon pernah bersembunyi di rumah pamannya sebab khawatir. Keluarganya setelah itu melapor ke kepala kampung serta pelakon kesimpulannya menyerahkan diri,” bebernya.
Dalam permasalahan itu, polisi ikut mengamankan beberapa benda fakta, di antara lain sepeda motor kepunyaan pelakon, pisau dengan panjang dekat 8- 10 sentimeter, baju korban yang berlumuran darah, dan telepon genggam kepunyaan korban.
Pelakon dijerat dengan pasal pembunuhan berencana dengan ancaman hukuman optimal sampai 20 tahun penjara.
Situs Tuan Kuda yang resmi dan penuh kesempatan menang hari ini!

